Otak adalah salah satu organ tubuh yang penting bagi manusia. Otak
merupakan pusat saraf dan pikiran, serta tempat manusia menyimpan
ingatan. Jika Anda sering mengalami gangguan pada ingatan atau mengalami
masalah ketika berpikir atau menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan
kemampuan otak, sebaiknya waspadalah. Bisa jadi kemampuan otak Anda
sedang menurun.
Penurunan kemampuan otak dan ingatan seseorang
tak hanya dipengaruhi oleh usia, melainkan juga dipengaruhi oleh
kebiasaan makan atau makanan yang Anda konsumsi. Kebiasaan makan yang
buruk dan jenis-jenis makanan yang Anda konsumsi bisa mempengaruhi
kemampuan otak dan membuat Anda lebih sulit melakukan kegiatan yang
membutuhkan kinerja otak.
Berikut adalah beberapa kebiasaan makan
buruk yang sebaiknya Anda hindari agar otak tetap sehat dan ingatan
tetap tajam, seperti dilansir oleh Daily Health Post (05/06).
1. Makanan cepat saji
Mengonsumsi
makanan cepat saji memang lebih mudah dan cepat, rasanya pun enak.
Kebanyakan orang sudah tahu bahwa makanan cepat saji tidak menyehatkan,
namun tak banyak yang tahu bahwa mengonsumsi makanan cepat saji atau
junk food juga bisa menurunkan tingkat kecerdasan. Sebuah penelitian
mengungkap bahwa anak yang mengonsumsi makanan cepat saji yang kaya
lemak dan gula memiliki tingkat IQ yang lebih rendah dibanding anak yang
mengonsumsi makanan buatan rumah yang bernutrisi.
2. Makanan manis
Makanan
yang mengandung terlalu banyak gula dan pemanis memiliki efek yang
buruk terhadap reseptor otak. Sebuah penelitian mengungkap bahwa
mengonsumsi terlalu banyak gula bisa mengubah cara kerja dopamin pada
otak. Hal ini juga bisa menyulitkan jika Anda ingin menurunkan berat
badan. Salah satu hal yang dipengaruhi oleh dopamin adalah nafsu makan.
Mengonsumsi banyak gula akan membuat fungsi dopamin terganggu dan
menyebabkan Anda cepat gemuk. Dopamin juga berkaitan dengan kebahagiaan
dan mencegah depresi. Dua hal tersebut mempengaruhi kemampuan Anda untuk
belajar.
3. Diet rendah karbohidrat
Diet
rendah karbohidrat ditengarai bisa menurunkan berat badan dengan cepat.
Namun sebenarnya jenis diet ini bukan untuk semua orang. Membatasi
konsumsi karbohidrat hingga sangat sedikit atau nol bisa mempengaruhi
mood. Penelitian juga mengungkap bahwa kurang karbohidrat bisa
menyebabkan masalah pada mood. Penelitian lain yang dilakukan di Tufts
University juga menemukan bahwa kurang karbohidrat bisa merusak kinerja
otak.
4. Mengunyah permen karet
Banyak
penelitian yang mengungkap bahwa mengunyah permen bisa meningkatkan
fungsi mental. Namun hal ini masih menjadi bahan perdebatan bagi banyak
peneliti. Salah satu penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Quarterly
Journal of Experimental Psychology menjelaskan bahwa mengunyah permen
karet bisa mempengaruhi kemampuan seseorang mengingat. Peneliti juga
menyarankan agar orang yang memiliki masalah dengan ingatan sebaiknya
tak sering mengunyah permen karet.
Itulah beberapa kebiasaan
makan tak sehat yang bisa merusak otak. Tak hanya mempengaruhi daya
ingat, kebiasaan tersebut juga menurunkan kemampuan otak dan menyebabkan
masalah pada kesehatan mental dan mood.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar