Ketika ingin menurunkan berat badan, biasanya yang telah dilakukan banyak orang adalah dengan mengatur pola makan atau berolahraga. Namun tahukah Anda bahwa kegiatan remeh seperti berjemur di bawah sinar matahari pagi juga bisa membantu menurunkan berat badan?
Sebuah penelitian terbaru juga mengungkap bahwa orang yang sering terkena paparan sinar matahari pagi biasanya akan memiliki tubuh yang lebih langsing jika dibandingkan dengan orang yang jarang terkena sinar di pagi hari.
"Kami sangat tertarik untuk dapat mengetahui kaitan antara sinar matahari dengan berat badan. Ini adalah penelitian awal yang memberikan petunjuk mengenai hubungan antara jumlah sinar matahari yang didapatkan seseorang dengan berat badannya," ungkap penulis penelitian Dr Phyllis Zee dari Northwestern University Feinberg School of Medicine di Chicago.
Meski begitu, Zee juga menjelaskan bahwa kaitan antara paparan sinar matahari pagi dengan berat badan bukanlah kaitan sebab akibat. Hasil ini didapatkan peneliti setelah melakukan pengamatan terhadap 54 orang dewasa. Mereka dimonitor melalui alat yang dipasangkan pada lengan untuk dapat menghitung jumlah paparan matahari yang mereka terima selama tujuh hari.
Selanjutnya peneliti telah membandingkannya dengan indeks massa tubuh (BMI). Selain jumlah paparan sinar matahari, jenis sinar mataharinya juga penting. Orang yang terkena paparan sinar matahari lebih pagi biasanya lebih langsing dibandingkan dengan orang yang terpapar matahari di siang hari.
Menurut peneliti terdapat beberapa cara bagaimana paparan sinar bisa mempengaruhi berat badan. Sinar matahari mempengaruhi jam tubuh yang pada akhirnya juga berpengaruh terhadap hormon dan metabolisme, serta nafsu makan.
Zee merekomendasikan orang yang ingin cepat langsing untuk berjemur selama 20 sampai 30 menit pada sinar matahari pagi saat pukul delapan pagi. Akan lebih baik lagi jika lebih pagi ketika sinar matahari masih hangat dan bersahabat dengan kulit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar