Dian Sukmawati


counter

Pages

Jumat, 04 April 2014

Ini kesalahan terbesar saat pakai sabun antibakteri

Menggunakan sabun antibakteri adalah salah satu cara untuk dapat menjaga kesehatan dan mencegah penyakit akibat bakteri berbahaya. Namun peneliti telah mengungkap fakta yang mengejutkan. Mereka juga menjelaskan bahwa selama ini sabun antibakteri sebenarnya tak bermanfaat untuk kesehatan. Alasannya, karena masih banyak orang yang tidak menggunakan sabun antibakteri itu dengan benar.

Peneliti juga mengungkap bahwa selama ini masih banyak orang yang mencuci tangan cepat-cepat sehingga mereka tak mendapatkan manfaat dari sabun antibakteri tersebut. Dr Rolf Halden dari Center for Environmental Security di Arizona State University juga menjelaskan bahwa sabun antibakteri lebih efektif digunakan di rumah sakit karena penggunanya tahu cara penggunaan yang benar.

Kesalahan terbesar yang dilakukan oleh orang ketika menggunakan sabun antibakteri adalah tidak menggunakannya dengan cukup lama. Sabun antibakteri bisa bekerja dengan sangat efektif jika digunakan selama 20 sampai 30 detik. Sementara selama ini kebanyakan orang rata-rata hanya menggunakan sabun antibakteri selama enam detik ketika mencuci tangan.

Menurut Dr Rolf, jika digunakan dengan cara itu maka sabun antibakteri tak ada bedanya dengan sabun biasa dan tak akan efektif menangkal bakteri dan kuman penyakit.

Penggunaan sabun antibakteri yang tak benar tak hanya menurunkan efektivitasnya namun juga bisa memicu peningkatan resistensi tubuh terhadap antibiotik. Karena itu, jika ingin sabun antibakteri yang Anda gunakan bekerja dengan baik dan efektif, perhatikan juga cara penggunaannya dengan benar.

Meski begitu, selama ini penggunaan sabun antibakteri masih menuai kontroversi. Hal ini juga berkaitan dengan zat kimia yang ada di dalamnya berupa triclosan dan triclocarban yang dinilai bisa mempengaruhi hormon. Anda bisa memilih untuk menggunakan sabun antibakteri yang tak menggunakan dua bahan kimia tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar