Bersyukurlah para pria yang tinggal di negara tropis seperti
Indonesia, karena mereka berkemungkinan lebih kecil untuk kekurangan
vitamin matahari alias vitamin D. Pasalnya, pria akan sangat membutuhkan
khasiat vitamin ini untuk melindungi prostat mereka.
Sebuah
penelitian di Northwestern University mengungkap bahwa kekurangan
vitamin D bisa meningkatkan risiko kanker prostat pada pria. dan
mempercepat penyebaran penyakit tersebut. Peneliti mengamati tingkat
vitamin D pada darah dari 667 pria antara usia 40 sampai 79 tahun.
Mereka menemukan bahwa tingkat vitamin D yang rendah berkaitan dengan
kanker prostat yang lebih agresif dan mempercepat tingkatan kanker
prostat.
Vitamin D diketahui bisa memperlambat pertumbuhan sel
kanker tumor pada kanker prostat, ungkap ketua peneliti Adam B Murphy,
M.D. Vitamin ini juga mengontrol pertumbuhan pembuluh darah baru yang
penting untuk menjaga kesehatan sel pada seluruh tubuh, seperti dilansir
oleh Men's Health (02/05).
Setidaknya dalam tubuh harus
terdapat 30 - 80 nanogram vitamin D per mililiter untuk pria. Kurang
dari itu, pria akan berisiko lima kali lipat untuk terkena kanker
prostat yang agresif. Selama ini pria keturunan Afrika-Amerika
berkemungkinan lebih tinggi untuk kekurangan vitamin D karena banyaknya
melanin pada kulit mereka. Melanin akan menghambat penyerapan sinar UV
matahari dan mengurangi produksi vitamin D.
Untuk memastikan Anda
tak kekurangan vitamin D, selain rajin berjemur di bawah sinar matahari
pagi, Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang kaya vitamin D seperti
ikan salmon, tuna, jamur, atau sereal. Mendapatkan vitamin D melalui
suplemen juga bisa, namun sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter
sebelum mengonsumsi suplemen vitamin D secara teratur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar